DPR dan Menkominfo Bantah Rencana Pembungkaman Pers

News6 Dilihat

Jakarta – Pemerintah menegaskan komitmennya untuk menjamin kebebasan pers, termasuk terkait peliputan jurnalistik investigasi. Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi menyusul kontroversi draf Rancangan Undang-Undang (RUU) Penyiaran.

 

“Pemerintah berkomitmen penuh mendukung dan menjamin kebebasan pers termasuk dalam peliputan-peliputan investigasi,” ujar Budi kepada wartawan, Kamis (16/5/2024).

 

Ketua Komisi I DPR Meutya Hafid juga membantah adanya niatan DPR untuk mengecilkan peran pers. Menurutnya, draf RUU Penyiaran masih dinamis dan terbuka untuk masukan dari publik.

 

“Tidak ada dan tidak pernah ada semangat ataupun niatan dari Komisi I DPR untuk mengecilkan peran pers,” kata Meutya.

 

Meutya menambahkan, pembahasan RUU Penyiaran melibatkan berbagai elemen, termasuk insan pers, untuk mencegah kontroversi yang tajam.

 

“Pembahasan RUU ini perlu mengakomodasi masukan dari berbagai elemen, utamanya insan pers,” ujarnya.

 

Menanggapi kontroversi tersebut, Panitia Kerja (Panja) Penyiaran Komisi I DPR memutuskan untuk mempelajari kembali masukan dari masyarakat.

 

“Panja Penyiaran DPR menyepakati mempelajari lagi masukan dari masyarakat. Hasilnya akan dijadikan bahan masukan pembahasan RUU Penyiaran,” kata Meutya.

 

Budi juga mengapresiasi produk jurnalistik yang dihadirkan insan pers sebagai bukti kemajuan demokrasi Indonesia.

 

“Berbagai produk jurnalistik yang dihadirkan insan pers adalah bukti demokrasi Indonesia semakin maju dan matang,” ungkapnya.

 

Dengan demikian, pemerintah dan DPR menegaskan bahwa tidak ada rencana pembungkaman pers dalam pembahasan RUU Penyiaran. Draf RUU tersebut masih terbuka untuk masukan dan akan dibahas secara komprehensif dengan melibatkan semua pemangku kepentingan

 

Berita ini di kutip dari Sumber: https://news.detik.com/berita/d-7344046/menkominfo-pemerintah-jamin-kebebasan-pers-termasuk-peliputan-investigasi

 

Baca Juga :  Pemerintah Bangun Sekolah Aman Bencana di Daerah Terdampak