Puruk Cahu,Radar Tribun-Penjabat (Pj) Bupati Murung Raya, Hermon, bersama Asisten I Setda Murung Raya Rahmat K. Tambunan, Asisten III Setda Murung Raya Batara, serta jajaran terkait, melakukan kunjungan survei ke sejumlah destinasi wisata yang berpotensi berkembang.
Pj Bupati Hermon dan jajaran mengunjungi Air Panas Sopan Apui dan Puruk Kambang sebagai langkah nyata dalam menyusun dan mengimplementasikan RIPPARDA untuk mengoptimalkan potensi pariwisata Murung Raya.
Pj Bupati Hermon mengungkapkan bahwa kegiatan survei ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengembangkan objek wisata yang memiliki potensi besar untuk menarik wisatawan, terutama destinasi Air Panas Sopan Apui dan Puruk Kambang. Kedua tempat tersebut dipandang memiliki keindahan alam dan kekayaan budaya yang dapat dijadikan daya tarik wisata yang menarik.
“Tempat-tempat ini memiliki potensi luar biasa untuk menjadi destinasi wisata unggulan. Kami berkomitmen untuk mengembangkan objek-objek wisata ini dengan mengedepankan prinsip keberlanjutan, serta kearifan lokal yang menjadi ciri khas daerah kita,” ujar Hermon.
Dalam kesempatan tersebut, Pj Bupati juga berdialog langsung dengan masyarakat setempat untuk mendengarkan aspirasi dan harapan mereka terkait pengembangan destinasi wisata.
Pemerintah daerah dan masyarakat diharapkan dapat memperkuat kerja sama untuk memajukan sektor pariwisata.
Kegiatan survei destinasi wisata ini juga mendapat dukungan penuh dari Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (DKOP) Kabupaten Murung Raya. Kepala DKOP, melalui Kabid Pengembangan Destinasi Pariwisata, Jivi Ritchardo Andin, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah awal dalam pengembangan destinasi wisata di Kabupaten Murung Raya.
“Kegiatan ini adalah bentuk nyata dukungan Pemerintah Daerah terhadap program pengembangan destinasi wisata. Kami melibatkan berbagai perangkat daerah yang saling bersinergi untuk memperkuat sektor pariwisata di daerah ini,” ujar Jivi.
Jivi menjelaskan bahwa pengembangan pariwisata di Murung Raya tidak hanya bergantung pada satu pihak, melainkan melibatkan kerjasama berbagai sektor.
Pengembangan destinasi wisata memerlukan perhatian pada penyediaan akses, pembangunan sarana dan prasarana, pemanfaatan lahan untuk agrowisata, serta pelestarian lingkungan dan alam sekitar.
Selain itu, Jivi menambahkan bahwa digitalisasi juga menjadi bagian penting dalam pemasaran destinasi wisata. “Di era digital ini, keterbukaan informasi sangat penting untuk menarik perhatian wisatawan. Kami juga mengedepankan penguatan kelembagaan di tingkat desa agar pengelolaan pariwisata dapat lebih terorganisir,” jelasnya.
Survei destinasi wisata ini juga bertujuan untuk menyusun perencanaan jangka panjang dalam pengembangan pariwisata, sesuai dengan RIPPARDA.
Dokumen ini menyusun kebijakan, strategi, dan perencanaan industri pariwisata, pemasaran, serta pengelolaan kelembagaan guna mendukung kemajuan sektor ini.
Pj Bupati Hermon dan jajaran memulai pengembangan pariwisata Murung Raya dengan survei ke Air Panas Sopan Apui dan Puruk Kambang. Jivi berharap perencanaan yang jelas dapat menjadikan destinasi ini sumber pendapatan bagi masyarakat dan daerah. Pengembangan wisata ini memerlukan perencanaan matang serta dukungan berbagai pihak.(Red)