Program SOA Kaltara Terhambat, Warga Perbatasan Keluhkan Kelangkaan

Warga Krayan Keluhkan Sulitnya Akses Kebutuhan Pokok

Tanjung Selor,Radar Tribun – Kebijakan automatic adjustment yang masih diterapkan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) berdampak pada pelaksanaan Subsidi Ongkos Angkut (SOA) di Kalimantan Utara (Kaltara). Akibatnya, distribusi barang ke daerah perbatasan, khususnya di Krayan, Nunukan, mengalami kendala dan menyebabkan kelangkaan bahan pokok.

Kadisperindagkop Kaltara, Hasriyani, menyebut program SOA belum bisa dijalankan hingga kini.

Bacaan Lainnya
PopAds.net - The Best Popunder Adnetwork

“Masyarakat Krayan mulai kesulitan mendapatkan bahan pokok untuk kebutuhan sehari-hari karena keterlambatan distribusi,”

Terputusnya akses Long Midang–Ba Kelalang makin mempersulit pasokan kebutuhan pokok ke Krayan.

Badan Perbatasan Nunukan meminta Badan Perbatasan Provinsi segera melaksanakan program SOA di Triwulan I dan II untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Kami berharap solusi segera ditemukan, agar masyarakat perbatasan tidak semakin terdampak akibat keterlambatan distribusi ini,” tandas Hasriyani.

Saat ini, permohonan untuk menjalankan program SOA telah diajukan kepada Badan Perbatasan Provinsi dengan tembusan ke DPPK-UKM Kaltara. Pemerintah daerah diharapkan segera mengambil langkah strategis agar pasokan barang ke perbatasan kembali lancar dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi.(Red)

Baca Juga :  Persiapan Pelantikan Pengurus PWI Tarakan 2023-2026 Rampung 90 Persen

Pos terkait